[Cerpen] Farel Lyn #2
Farel Lyn #2
“Farel..!”
Merelyn
berlari menerobos awak lorong sekolah,
mencari sesosok makhluk yang ingin ia temui.
“Kau dimana
Farel..! Farel!”
Satu
persatu tiap ruangan kelas ia masuki. Ketika kakiknya hendak mendarat ddepan
pintu kelas 2-3 Art.
“Hh~ “
Hembusnya
pelan dan menarik nafas perlahan. Lalu matanya terfokus pada salah seorang
siswa yang duduk di sebelah pojok kelas. Terlihat Farel sedang asik dengan
pensil dan kertas di atas mejanya.
Dengan
berat langkah ia hampiri Farel yang ingin ia temui itu.
“Farel!!”
Seolah
terpanggil, Farel pun menoleh. Di dapatinya Merelyn dengan nafas tersengal
sengal.
“Rel, kau
tau.. Farel meninggal!! Dia menjatuhkan diri dari kamar adiknya yang berada di
lantai tiga.”
Farel masih
tak menghiraukan gadis itu.
“Hey hey..
kau tak mendengarkanku?”
Farel
menghela nafas.
“lalu..?”
Seru Farel.
“Mayatnya
tersangkut di atas pohon, dan..”
Ucapan
Merelyn terhenti ketika melihat Farel menoleh ke arah lain.
“Hey! Apa
yang kau lihat!?”
Tidak ingin
sekedar melihat Farel mengabaikannya, Merelyn mengikuti arah pandang Farel.
Di
perhatikannya kaca jendela di samping Farel, tidak ada sesuatu yang janggal.
Hanya saja..
“Baiklah..
sepertinya aku memang mengganggu, maaf..”
Dengan
berat hati Merelyn pergi meninggalkan kelas .
***
“Farel!!”
Merelyn
menghambur menghampirii Farel.
“Lihat ini,
aku membeli novel baru!”
Farel masih
terfokus pada kertas di hadapannya.
“aku bahkan
membelinya hanya karena covernya lucu, lihatlah.. ini warnanya biru, kau suka
warna biru kan?”
Merelyn
dengan semangat masih saja memamerkan benda yang entah mengapa ia beli.
Tapi
sepertinya hal ini hanya kesenangan spihak, Farel sama sekali tidak merespon
akan tindakan Merelyn.
Di
perhatikannya kertas yang ada di hadapan Farel. Tak ada hal lain selain goresan
pensil yang entah membentuk gambar apa.
“Apakah kau
masih memikirkannya? ”
Tanya
Merelyn tiba-tiba ketika hendak sadar bahwa Farel tak pernah mengakui keberadaannya.
“Baiklah,
aku tak pernah tahu siapa gadis yang kau panggil Lyn itu”
***
Hari ini
Merelyn membawa banyak bekal di tangannya, dua buah bento yang sudah ia siapkan
dengan sangat rapi dari tadi pagi. Ya siapa lagi yang membuatnya kerepotan
sepagi ini.
“Fareel!!”
Lagi-lagi
Merelyn menghambur memasuki pojokan keas 2-3 Art.
Tanpa
memperhatikan keadaan kelas ia langsung duduk di samping kursi Farel, dan
membuka satu bento di hadapan Farel.
“Ayo kita
makan bersama, lihatlah aku memasak sosis goreng kesukaanmu. makanlah..”
Lagi-lagi
Merelyn tak pernah kehilangan semangat ketika berada di dekat Farel, tapi..
“Farel..”
Farel hanya
terdiam
“Baiklah..
apa aku masih mengganggumu?”
Tak ada
jawaban, Farel hanya terdiam.
“Sepertinya
kau masih memikirkan dia, Lyn?”
Dan Farel
hanya fokus pada kertas di hadapanya
“Kalau
begitu akan aku simpan bekal ini di sini, tapi aku mohon.. makanlah..”
Dengan berat hati Merelyn pergi meninggalkan Farel sendiri.
***
Hari ini, entah mengapa jam istirahat di kelas 2-3 Art begitu sepi. Sang empunya kelas bahkan bertanya tanya, kemana gadis yang sering menghebohkan seisi kelas? Sepertinya Merelyn sudah bosan dengan perlakuan Farel.
"Teman teman!!"
Seru seseorang menghambur ke dalam kelas.
"Ada mayat di atap sekolah!"
###############################################################################
Udah gitu doang kok asli sueeerr wkwkwk!!
boong deeng wakak.. makannya nantikan Farel Lyn yang ke 3 hahahahaaaa
pendek bangeeet yaa? maaf yo seminggu kemaren full acara jadi ga sempet megang note book selama beberapa hari, dan aseli aku ngebangke in satu cerpen di document, bener bener ga tega liatnya, alhasil jadinya kek gini, dan selama rapat berlangsung aada aja beberapa ide yang terbesit, cuman sayangnya tiap sampe kost bawaanya blenk lagi dehh T^T
pokoknya kalo nih cerpen ga rusak rusak amat insyaallah kelanjutannya bakal memperjelas semuanya wkwk... tunggu kelanjutanyya yaa.. masih ada kaitannya kok hehehee



Itu yg bilang Farel meninggal itu siapa? Farel nya sendiri?
BalasHapus"Rel, kau tahu.." Rel disana Merelyn mungkin ya? yg ngomong Farel.
Aku kesulitan di awal. Hehe
Ini latar belakangnya berubah kah?
Marelyn nya jgn dibuat meninggal dulu.. Kasian Farel. *nawar
Mungkin semuanya sudah terjawab di bagian 3 wkwkwk
BalasHapus