[Cerpen] Farel Lyn #3
Farel Lyn #3
Aku sadar, aku bahkan masih meninggalkan penyesalan. Ketika kita tidak menyadari akan perasaan seseorang yang kita cintai.
"Farel!!"
Suara itu masih terdengar renyah di telingaku. Bagaimana tidak, hanya suara itu yang memanggil namaku. Kudapati ketika dia berlari menghampiriku, lengkungan manis di bibirnya tak pernah pudar. Ia bahkan tidak menyadari ketika kakinya tersandung meja saat akan duduk di sampingku.
"Rel, kau tahu? Farel meninggal!!!"
Aku tak ingin menatap wajahnya. Bahkan aku tak lagi kuasa mendengar ceritanya.
Ku palingkan wajahku untung menghindari tatapanya
"Hey! Apa yang kau lihat?"
Apa yang harus ku lakukan, aku bahkan tidak bisa melakukan apa apa ketika berada di sampingnya.
"Baiklah, sepertinya aku mengganggu. Maaf"
Ingin sekali aku mengejarnya, ku rangkul tangannya dan memeluknya, untuk sekedar memastikan bahwa aku sudah tak layak untuknya.
Tapi.. maafkan aku.
***
Hari ini dia memamerkan novel yang baru saja ia beli, rasanya aku ingin membacanya dan beradu argumen dengannya, tentu saja siapa yang tidak ikut senang ketika melihatnya tersenyum semangat seperti itu.
"Lihatlah, ini warnanya biru.. kau suka warna biru kan?"
Tapi.. ingatlah! Atas dasar apa aku bisa melakukan hal tersebut dengannya, begitu bodohnya diriku yang tak bisa berkutik ini. Kenapa tuhan menghukumku begitu kejam? Ia bahkan hanya gadis lugu yang kesepian.
"Apa kau masih memikirkannya? Lyn?"
Pertanyaan itu benar-benar menusukku.
Dan tentu saja, yang ku pikirkan hanya nama itu. Lyn, bagaimana bisa aku tidak memikirkannya.
Aku mohon maafkan aku dan tetaplah tinggal di sini bersamaku. Ingin sekali aku mengatakan itu namun kuasa ini tak sanggup mengubah kenyataan. Yang kudapati hanya orang orang di sekelilingku terheran heran melihat ke arahku, tidak maksudku gadis di sampingku.
Dan.. lagi lagi dia pergi meninggalkanku.
Apa hanya ini yang bisa aku lakukan? Menyiksanya dan terus membuatnya terlihat semakin buruk?
***
Hari ini aku tetap menunggunya di tempat biasa, bel istirahat pendanda kehadirannya sudah sering membuatku menjadi orang yang tak sabaran. Aku selalu menunggunya dengan kertas dan pena gambar kesukaanya. Tapi..
"Farel!! Ayo kita makan bersama"
Ku perhatikan di sekelilingku, semakin buruk rasanya keberadaanku di sekitarmu. Wajah heran orang orang mmeperhatikan gadis lugu bersamaku. Apa yang harus aku lakukan? Aku masih tak bisa berkutik, bahkan menganggapnya tak ada adalah kebenaran untukku.
Pikiranku tak pernah jernih ketika aku bersamamu. Lyn, maafkan aku.. apakah kepergianku ini benar-benar menyiksamu?
"Tapi aku mohon, makanlah.."
Lagi lagi, sepertinya dia akan pergi meninggalkanku.
Haruskah aku tetap terdiam seperti ini dan membuatnya semakin terpuruk?
Tidak! Aku harus membuatnya sadar!.
Aku tarik lengannya dan membawanya ke suatu tempat, aku tidak peduli dengan orang orang di sekitar kelas yang heran dengannya yang tiba-tiba lari tanpa sebab. Ku bawa ia ke atap sekolah dan.
"Farel!!"
Ku dapati suaranya bergetar, matanya mulai berkaca-kaca.
"Merelyn! Ah tidak, maksudku saudara tertuaku Lyn!"
Ku lihat ia mulai tersenyum
"Farel.. Ajak aku bersamamu, seperti apa yg Lyn lakukan padamu.."
Mataku terbelalak akan ucapannya, kulepaskan tanganku yang terkait pada lenganya.
"Tidak! Kita bahkan ada di dunia yang berbeda!"
Aku melangkah mundur sedikit menjaga jarak darinya.
Ku dapati ia semakin mendekat.
"Lihatlah ini, aku akan membuatnya setara"
Di keluarkanya pisau runcing dari saku rok kananya, bagaimana bisa ia sampai sejauh ini?
"Tidak Lyn! Aku mohon kau jangan seperti ini!"
Ku coba menepis tangannya, tapi kenapa aku benar-benar tidak bisa menggapainya?!
"Teimakasih, selama ini kau masih mengkhawatirkanku.. tapi maaf"
Aku benar-benar menyaksikan ia menusuk lehernya hingga tak bernyawa.
###############################################################################
Betewe Farel Lyn edisi 2 & 3 kali ini!!
Rasa suka ku pada mereka tidak bisa di pungkiri, Rin Len the best! bikin cerpen abal kek gini aja sambil bayangin mereka, bawaanya pengen nonton MV Servant of evil sama Regregt Message. ato paling ngga langsung search sad song mereka sambil perhatiin liriknya sama videonya, bodo amat dah sama melody lagunya wkwk. aaaaaaaa pokoknya aku suka merekaaaaa! fix bye!





Kok? 😱
BalasHapusDiluar dugaan bgt!!
Ga ngerti ya? Sama ane juga bingung wkwk
BalasHapusBikin greget tau!
Hapus